Profile

Join date: Jun 9, 2022

About

5 Alasan Perempuan Sering Bersikap Keras terhadap Perempuan Lain

Earth of Hack - Situs Informasi Global Terbaik | Viral | Ter-Update

Slot Deposit Ovo



Kampanye ‘woman support woman’ sering digencarkan oleh aktivis perempuan di media sosial. Usaha ini dilakukan agar perempuan bisa saling mendukung satu sama lain meskipun mereka memiliki tujuan yang berbeda. Akan tetapi, ada pula perilaku perempuan yang justru tak mencerminkan kampanye ini. Faktanya, banyak perempuan yang enggan untuk mendukung satu sama lain. Bahkan, tak jarang malah saling mencemooh. Mereka juga saling berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik sampai lupa cara menghargai perempuan lainnya. Dalam siniar Semua Bisa Cantik bertajuk “Marshanda, Cantik itu Mengasihi”, disebutkan bahwa Marshanda, aktris ternama, pernah berkata dalam unggahan Instagramnya, “Cantik itu adalah bagaimana kita mengasihi, menerima, mendukung, memaafkan, mencintai, dan memahami diri sendiri serta orang-orang terdekat kita. Make your loved ones proud of you because of your love to them, not because of your looks.” Bahkan, Marshanda juga dulu pernah menerima perilaku tidak menyenangkan dari sesama perempuan. Melansir beberapa sumber, ternyata ada beberapa alasan mengapa perempuan sering kali bersikap keras pada perempuan lainnya. 1. Iri Alasan utama perempuan enggan mendukung sesamanya adalah sifat iri. Ketika ada yang lebih sukses dan cantik sementara kita belum berhasil melakukan sesuatu, otomatis akan memicu perasaan iri. Bahkan, terkadang ada juga yang menyampaikan ucapan selamat. Akan tetapi, setelah itu, mereka membicarakan keburukannya di belakang. Baca juga: Puasa Skincare dan Manfaatnya untuk Kulit Sifat buruk ini tentu harus bisa dihilangkan karena dunia tak terus berputar pada kita. Pahami juga bahwa setiap orang mempunyai kesempatannya masing-masing untuk sukses. Alih-alih iri dan membicarakannya di belakang, kita bisa meminta saran dan kiat-kiat agar bisa sukses sepertinya. 2. Ingin Menjadi yang Berbeda Selain ingin memiliki pencapaian yang serupa, seorang perempuan ingin merasa spesial atau biasa dikenal sebagai pick me girl. Saat ada perempuan lain yang melakukan hal-hal mainstream, kita justru mengomentarinya dengan nada negatif. Bahkan, ada perasaan lebih unggul karena selera kita unik dan tak biasa. Padahal, setiap orang memiliki selera masing-masing dan kita tak boleh menghakiminya. Menyukai hal-hal yang mainstream bukan suatu kesalahan, begitu pula sebaliknya. 3. Queen Bee Syndrome Melansir The Atlantic, perempuan yang mengalami sindrom ini lebih senang bersikap maskulin sehingga ia akan membuat diri mereka lebih kuat dibandingkan perempuan lainnya. Diketahui sindrom ini muncul karena perilaku seksis yang kerap menimpa perempuan. Perempuan dianggap lebih mementingkan emosi dibandingkan logika. Hal ini lantas membuat perempuan terkesan lemah daripada laki-laki. Mereka pun akan berperilaku lebih macho, layaknya pria, untuk menunjukkan ketangguhan. Meskipun begitu, terkadang ada penderita sindrom ini yang justru mengolok-ngolok perempuan lainnya. Baca juga: Mengatasi Cemas Akan Masa Depan Hal ini disebabkan sifat feminin yang lebih dominan ada di perempuan, seperti lemah dan lembut. Mereka cenderung bangga karena lebih kuat daripada perempuan kebanyakan. Padahal, jika digunakan dengan tepat, sesama perempuan bisa saling membantu satu sama lain saat terjadi sesuatu. Dengan ketangguhannya, penderita sindrom ini bisa meyakinkan perempuan yang sedang terpuruk untuk bangkit kembali. 4. Ada Trauma Masa Lalu Trauma bisa berdampak pada siapa saja, termasuk sesama perempuan. Saat teman perempuan kita merasakan kebahagiaan, kita justru sedang terpuruk. Lebih tepatnya adalah trauma masa lalu. Alih-alih mengucapkan hal-hal baik, kita justru memproyeksikan rasa trauma itu terhadap orang lain. Perempuan itu justru rentan dimarahi karena apa yang dilakukan dianggap memicu timbulnya rasa trauma. Padahal, hal tersebut bersifat personal. Kita tak bisa memaksakan seseorang harus bertindak seperti apa. Maka dari itu, cobalah untuk mengatur hal-hal yang bisa dilakukan daripada lelah-lelah mengurusi orang lain. Justru, kita harus memahami dan mendukung apa pun keputusan mereka yang dilakukan untuk menunjang penampilannya. Baca juga: 6 Manfaat Berkebun yang Perlu Diketahui Akan tetapi, yang perlu diingat, yaitu sebelum bisa mengasihi orang lain, kita harus melakukan itu pada diri sendiri. Dengan kasih, orang-orang akan senang berada di sekitar kita. Jadi, berbesar hatilah untuk saling mendukung satu sama lain. Karena kita perempuan, kita semua berharga. Dengarkan informasi lainnya seputar dunia kecantikan hanya melalui siniar Semua Bisa Cantik di Spotify. Tak hanya itu, ada pula pengetahuan seputar skincare yang wajib kita tahu.


Earth of Hack - Situs Informasi Global Terbaik | Viral | Ter-Update

More actions